Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hewan yang Diuntungkan karena Pembangunan Infrastruktur Kota

Tikus rumah adalah hewan pengerat biasa yang mudah dijumpai di rumah-rumah dengan ekor yang panjang dan pandai memanjat serta melompat. Hewan ini termasuk dalam subsuku Murinae dan berasal dari Asia. Namun, ia lalu menyebar ke Eropa melalui perdagangan sejak awal penanggalan modern dan betul-betul menyebar pada abad ke-6. Selanjutnya ia menyebar ke seluruh penjuru dunia. Tikus rumah pada masa kini cenderung tersebar di daerah yang lebih hangat karena di daerah dingin kalah bersaing dengan tikus got.

Hewan yang Diuntungkan karena Pembangunan Infrastruktur Kota

Tidak seperti saingannya, tikus got, tikus rumah adalah perenang yang buruk dan bangkainya sering ditemukan di sumur-sumur. Namun, ia lebih gesit dan pemanjat ulung, bahkan berani "terbang". Warnanya biasanya hitam atau coklat terang, meskipun sekarang ada yang dibiakkan dengan warna putih atau loreng. Ukurannya biasanya 15–20 cm dengan ekor ± 20 cm. Hewan ini nokturnal dan pemakan segala, tetapi menyukai bulir-bulir. Betinanya mampu beranak kapan saja, dengan anak 3-10 ekor/kelahiran. Umurnya mencapai 2-3 tahun dan menyukai hidup berkelompok.

Tikus rumahan yang bisa mendapatkan keuntungan dengan adanya pembangunan infrastruktur manusia.

Di salah satu jurnal penelitian oleh Weissbrod et al. (2017) yang mengungkapkan bahwa asal-usul tikus rumahan bisa dirujuk dari keberadaan pertama kali pemburu-pengumpul makanan di daerah eastern meditteranian dengan mempelajari fluktuasi fosil tikus rumahan yang ditemukan. Ini berarti 3000 tahun sebelum munculnya kemajuan agrikultur

Manusia jaman dulu bertahan hidup dengan berburu dan mengumpulkan buah-buahan serta nomaden (berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya). Tetapi seiring dengan perkembangan waktu, manusia mulai merubah gaya hidup mereka untuk lebih menetap di suatu tempat karena cuaca yang mendukung. Hal ini membuat manusia membangun tempat tinggal dan tempat penyimpanan makanan.

Tikus yang sebelumnya termasuk binatang yang tinggal secara liar, mulai tertarik dengan gandum-gandum yang disimpan di dalam tempat penyimpanan makanan tersebut. Tikus rumahan pun diuntungkan dengan keberadaan manusia yang berada disini dan berevolusi bersamaan dengan manusia.

Di dalam penelitian tersebut juga disebutkan bagaimana tikus rumahan mampu menyaingi tikus-tikus lain yang tidak mengambil keuntungan dari manusia. Hal ini membuat tikus rumahan memiliki strategi untuk mengikuti perkembangan dari manusia dan berkembang biak lebih pesat dibandingkan spesies tikus lain.

Infrastruktur perkotaan juga begitu menguntungkan untuk tikus rumahan, karena tikus-tikus ini telah berevolusi sedemikian rupa untuk mengikuti perkembangan manusia. Bisa kita lihat tikus-tikus yang tinggal di atap rumahan, lorong-lorong, got, dan tempat lainnya. Hal ini karena mereka mendapatkan tempat perlindungan serta makanan dari infrastruktur buatan manusia.

Sumber: 
Wikipedia
Quora

Posting Komentar untuk "Hewan yang Diuntungkan karena Pembangunan Infrastruktur Kota"