Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Ikan Pelagis, Jenis, dan Contohnya

Ikan pelagis merupakan ikan yang hidup di permukaan air dengan kedalaman 0 sampai 200 meter. Ikan pelagis tergolong dalam ikan pelagis kecil dan ikan pelagis besar. Pada umumnya ikan pelagis memiliki nilai jual yang tinggi dan banyak diburu oleh masyarakat karena memiliki kandungan gizi yang tinggi.

Pengertian Ikan Pelagis, Jenis, dan Contohnya

Ciri khas ikan pelagis adalah bentuk tubuh yang "streamline" / cenderung memanjang, lonjong & ramping; mempunyai kemampuan berenang cepat & daya jelajah yang luas. Terkecuali Oceanic Sunfish / ikan Mola / ikan Matahari yang bentuknya pipih melebar dan perenang 'lambat' tapi daya jelajahnya tetap luas. Baca Juga: Pengertian Ikan Demersal, Ciri, Jenis, dan Contohnya

Ikan pelagis sangat berperan dalam rantai makanan karena merupakan pemangsa (konsumen II dan III) didalam proses rantai makanan. Sehingga tidak salah jika ikan pelagis ini banyak dikonsumsi oleh masyarakat baik itu dalam bentuk utuh (mentah) maupun yang telah diolah menjadi olahan-olahan.


 Ikan Pelagis umumnya merupakan filter feeder, yaitu jenis ikan pemakan plankton dengan jalan menyaring plankton yang masuk untuk memilih jenis plankton yang disukainya ditandai oleh adana tapis insang yang banyak dan halus. Lain halnya denga selar. Selar termasuk ikan buas, makanannya ikan-ikan kecil dan krustasea.

Pada siang hari ikan pelagis kecil berada di dasar perairan membentuk gerombolan yang padat dan kompak (shoal), sedangkan pada malam hari naik ke permukaan membentuk gerombolan yang menyebar (scatted). Ikan juga dapat muncul ke permukaan pada siang hari, apabila cuaca mncung disertai hujan gerimis. Adanya kecendrungan bergelombol berdasarkan kelompok ukuran dan berupaya mengikuti makanannya. (sumber : Sumber Daya Ikan Pelagis oleh Risfan Suyedi - Institut Pertanian Bogor, 2001)


Ikan pelagis khususnya ikan pelagis besar banyak diekspor hingga keluar negeri. Salah satu contohnya yaitu ikan tuna yang di ekspor ke Negara jepang setiap tahunnya sehingga sektor kelautan dan perikanan banyak menyumbang pendapatan untuk Negara Indonesi


Ikan pelagis dibagi menjadi 2 golongan yaitu:

1. Ikan Pelagis Kecil 
Ikan pelagis kecil merupakan ikan yang hidup disekitar permukaan perairan. Di Indonesia sumberdaya ikan pelagis kecil diduga merupakan salah satu sumberdaya perikanan yang paling melimpah (Merta, dkk, 1998) dan paling banyak ditangkap untuk dijadikan konsumsi masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan bila dibandingan dengan tuna yang sebagia besar produk unggulan ekspor dan hanya sebagian kelompok yang dapat menikmatinya.

Contoh ikan pelagis kecil :
· Selar (selaroides leptolepis)
· Teri (stolephorus commersoni)
· Lemuru (sardinela longiceps)
· Kembung (restrelinger spp)
· Layang (decafterus ruselli)
· Japuh (dussumeiria spp)
· Sunglir (elagastis bipinnulatus)
· Tongkol (auxis thazard)
· Tembang (sardinella fimbriata)
· Layur (trichiurus lepterus)
2. Ikan Pelagis Besar
Ikan pelagis besar hidup pada laut lepas dengan kondisi lingkungan relatif stabil, disamping itu ikan pelagis besar umumnya melakukan migrasi sepanjang tahun dengan jarak jauh. Secara biologis kelompok cakalang, tuna, dan tongkol termasuk kedalam kategori ikan yang mempunyai tingkah laku melakukan migrasi dengan jarak jauh (highly migratory species) melampaui batas-batas yuridiksi suatu negara. Keadaan tersebut akan menyebabkan penambahan dan pengurangan stok di suatu perairan yang berperan penting dalam sediaan lokal pada saat terjadi musim penangkapan.

Ikan Pelagis besar menyebar di perairan yang relatif dalam, bersalinitas tinggi, kecuali ikan tongkol yang sifatnya lebih kosmopolitan dapat hidup di perairan yang relatif dangkal dan bersalinitas lebih rendah. Sifat epipelagis dan oseanis menjadikan penyebaran sumberdaya ikan pelagis besar secara vertikal sangat dipengaruhi lapisan thermoklin yang juga adalah struktur lapisan massa air yang terbentuk akibat perbedaan suhu. Demikian pula penyebaran secara horizontal yang dipengaruhi oleh faktor perbedaan suhu dan juga ketersediaan makanan. (sumber: Alfan nefwan-Institut Pertanian Bogor, 2004)


Contoh ikan pelagis besar :
· Tuna mata besar (thunnus obesus)
· Tuna sirip panjang (thunnus alalunga)
· Tuna sirip hitam (thunnus atlanticus)
· Tuna sirip biru
· Tuna sirip kuning
· Ikan pedang (xiphias gladius)
· Layaran (isthioporus orientalis)
· Marlin (makaira sp)
· Cakalang (katsuwonus pelamis)
· Tenggiri (scomberomorus commersoni)


Sumber:
umbudomuwora.blogspot.com

Posting Komentar untuk "Pengertian Ikan Pelagis, Jenis, dan Contohnya"