Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sistem Pernapasan pada Cacing

Pada kenyataannya cacing (vermes) tidak memiliki alat pernapasan atau respirasi khusus seperti hidung atau paru-paru. Jadi mereka tidak bernapas melalui proses inspirasi dan ekspirasi seperti manusia.

Cacing tanah bernapas melalui permukaan kulitnya. Di permukaan kulit cacing tanah terdapat banyak sekali pembuluh darah, dan menghasilkan lendir. Kondisi kulit yang selalu lembab inilah yang membuat proses penyerapan oksigen berlangsung dengan lebih baik. Oksigen yang diserap melalui kulit akan langsung diikat oleh hemoglobin yang terkandung dalam darah cacing untuk diedarkan ke seluruh tubuhnya. Gas hasil respirasi yaitu karbondioksida dikeluarkan kembali juga melalui permukaan kulit, karena respirasi cacing dilakukan melalui permukaan kulitnya (integument), maka respirasi cacing disebut respirasi integumenter.



Sistem Pernapasan pada Cacing


Jenis cacing yang paling banyak ditemui adalah cacing tanah. Sesuai dengan namanya, hewan yang tidak bertulang belakang (invertebrata) ini hidup di dalam tanah.

Bentuknya memanjang dan terbagi menjadi beberapa segmen. Di segmen-segmen itu, terdapat beberapa pasang setae.

Apa itu setae? Sederhananya, setae adalah bulu-bulu yang melekat, dalam hal ini, melekat pada cacing tanah.

Bernapas dari Kulit


Di permukaan kulit cacing terdapat lapisan tipis yang disebut kutikula. Kutikula ini selalu lembap dan basah. Itulah sebabnya, kulit cacing tanah selalu basah teman-teman. Nah, melaui kutikula lah, cacing tanah bernapas. Lapisan ini bisa “menyerap” udara (oksigen) di dalam tanah sehingga masuk ke pembuluh darah cacing. Setelah masuk ke pembuluh darah, oksigen pun diedarkan ke seluruh tubuh.

Adapstasi Lingkungan

Mengapa cacing tanah bernapas melalui kulit? Ternyata ini adalah sebuah bentuk adaptasi atau penyesuaian lingkungan.

Habitat cacing tanah adalah di dalam tanah. Karena itu, bernapas melalui permukaan kulit jauh lebih baik dibanding dengan sistem pernapasan khusus. Contohnya insang, paru-paru, dan trakea.

Oksigen bisa langsung masuk ke pembuluh darah jika bernapas melalui permukaan kulit. Jenis cacing lain juga punya sistem pernapasan yang sama, lo. Di antaranya cacing gelang, cacing pita, dan cacing tambang.


Sumber:
Dictio
bobo grid

Posting Komentar untuk "Sistem Pernapasan pada Cacing"