Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Alasan Mengapa Hewan Tidak Bisa Mengeluarkan Banyak Jenis Suara Seperti Manusia

Manusia mampu mengeluarkan "banyak" jenis suara karena empat hal: kecerdasan otak kita sehingga membuat bahasa untuk berkomunikasi, keberadaan pita suara, struktur lidah, gigi, dan bibir, serta mekanisme pernapasan.

 

Singkatnya, hewan kebanyakan tidak mampu mengeluarkan suara seberagam manusia karena tidak memiliki salah satu atau beberapa fitur di atas.

Misalnya burung beo, hewan dengan suara yang amat beragam. Inilah satu-satunya hewan yang mampu menirukan suara alarm jam beker, menirukan suara gonggongan anjing, hingga mengucap Assalamualaikum.


Burung beo memiliki pita suara yang lebih lentur daripada manusia. Struktur paruhnya juga mendukung. Mereka juga makhluk verbal, yang di alam liar mampu berkomunikasi dengan bunyi. Namun, burung beo tidak memiliki kecerdasan setinggi manusia sehingga seringkali, di penangkaran, mereka hanya menirukan sebuah suara tanpa tahu maksud suara itu.

Tapi, ada tapinya nih. Masalah dalam pertanyaan ini adalah manusia tidak bisa mendengar suara yang berfrekuensi terlalu tinggi atau terlalu rendah, yaitu infrasonik dan ultrasonik.

Ada dua hewan cerdas yang juga memiliki semua komponen di atas dengan versinya sendiri-sendiri, yang membuat mereka mampu menghasilkan beragam bunyi.

Mereka adalah gajah (infrasonik) dan lumba-lumba (ultrasonik).

Gajah membuat suara infrasonik dengan getaran kaki ke tanah. Mereka juga bisa membuat lenguhan yang begitu pelan sampai-sampai kita tidak bisa mendengarnya, tapi masih bisa didengar oleh gajah lain. Bayangkan kamu sedang bermain di lapangan, kemudian ibumu memanggilmu pulang lewat getaran yang merambat di kakimu. Seperti itulah, kurang lebih, salah satu cara gajah berkomunikasi.

Sementara itu, lumba-lumba secara teratur memancarkan suara ultrasonik dari organ khusus di dalam dahi mereka yang menonjol, yang disebut melon. Gelombang ini sering kita dengar sebagai suara mencicit belaka, padahal ada banyak sekali variasi cicitan yang mungkin memiliki arti berbeda-beda. Lumba-lumba sejauh ini merupakan hewan kedua selain manusia yang diduga kuat mengembangkan bahasa mereka sendiri.


Sumber: Quora

Posting Komentar untuk "Alasan Mengapa Hewan Tidak Bisa Mengeluarkan Banyak Jenis Suara Seperti Manusia"