Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal 8 Tingkat Kelangkaan Hewan menurut IUCN

Uni Internasional untuk Konservasi Alam (nama resmi: International Union for Conservation of Nature and Natural Resources disingkat IUCN, kadang-kadang disebut dengan World Conservation Union) adalah sebuah organisasi internasional yang didedikasikan untuk konservasi sumber daya alam. Badan ini didirikan pada 1948 dan berpusat di Gland, Switzerland. IUCN beranggotakan 78 negara, 112 badan pemerintah, 735 organisasi non-pemerintah dan ribuan ahli dan ilmuwan dari 181 negara. Tujuan IUCN adalah untuk membantu komunitas di seluruh dunia dalam konservasi alam. 

Mengenal 8 Tingkat Kelangkaan Hewan menurut IUCN


Daftar merah IUCN (bahasa Inggris: IUCN Red List, atau dikenal juga dengan Red Data List) pertama kali digagas pada tahun 1964 untuk menetapkan standar daftar spesies, dan upaya penilaian konservasinya. IUCN Red List bertujuan memberi informasi, dan analisis mengenai status, tren, dan ancaman terhadap spesies untuk memberitahukan, dan mempercepat tindakan dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati

IUCN membagi tingkat kelangkaan suatu spesies hewan menjadi 8 kategori: (Semakin bawah semakin mendekati punah)

1. Least Concern
Dalam waktu dekat, spesies tsb masih belum terancam, misalnya: Beruang Coklat, Serigala Abu-abu, Wolverine.


2. Near Threatened
Ada kemungkinan kelangsungan spesies terancam dlm waktu dekat, misalnya: Macan Tutul, Okapi (bentuknya mirip gabungan zebra, kuda & jerapah jadi 1), Hiu Macan (ini salah 1 jenis hiu paling berbahaya di dunia).

3. Conservation Dependent
Kelangsungan spesies tergantung pada adanya program pelestarian. contoh: Paus Pembunuh/Orca, Hyena, Buaya Kaiman di Amerika Selatan.

4. Vulnerable

Menghadapi adanya kemungkinan punah di waktu yg akan datang. cth: Cheetah, Singa Afrika, Beruang Kutub, Komodo, Babi Rusa.

5. Endangered

Menghadapi kemungkinan punah yg besar dalam waktu cukup dekat. cth: Tapir, Panda, Harimau, Orang Utan, Paus Biru (ini jenis paus yg terbesar di dunia).

6. Critically Endangered

Menghadapi tingkat kepunahan yg sangat menghawatirkan dalam waktu dekat. cth: Burung Condor, Badak Jawa di Ujung Kulon, Gorilla Gunung, Buaya Gharial dari India.

7. Extinct in the Wild

Spesies sudah tidak dapat ditemukan lagi di alam bebas, hewan yg tersisa hanya dapat ditemukan di tempat2 konservasi buatan.

8. Extinct
Spesies tsb tidak lagi dapat ditemukan dimanapun setelah jangka waktu tertentu dan secara resmi dinyatan punah, misalnya burung dodo, harimau jawa, singa amerika.


Sumber:
1. https://id.wikipedia.org/wiki/Uni_Internasional_untuk_Konservasi_Alam
2. https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_merah_IUCN
3. Yahoo answer

Posting Komentar untuk "Mengenal 8 Tingkat Kelangkaan Hewan menurut IUCN"